Most Visited

  • Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat Antar Desa Kampung Tengah Timur dan Padang Landua

    • Admin News1
    • 15 Jan, 2026
  • Gratis Polres Kediri Kota Temukan dan Kembalikan Motor Hilang kepada Pemiliknya

    • Admin News1
    • 15 Jan, 2026
  • Polres Pacitan Gandeng Ipda Purnomo Rehabiltasi Lima ODGJ

    • Admin News1
    • 15 Jan, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Friday, 16 Jan 2026
    • Home

    KBRI Doha gelar pertemuan orang tua anak berkebutuhan khusus

    Internasional
    • editor
    • Nov 11, 2022
    • 1 min read
    KBRI Doha gelar pertemuan orang tua anak berkebutuhan khusus

    sumberaktual.com - Jakarta (ANTARA) - KBRI Doha menjalankan upaya membangun sistem dukungan bagi puluhan keluarga Indonesia yang memiliki anak-anak berkebutuhan khusus dengan menggelar Parents and Children with Special Need's Gathering di Qatar.  Kegiatan itu diselenggarakan pada Jumat (4/11) di Wisma KBRI Doha dan dibuka oleh Duta Besar RI untuk Qatar Ridwan Hassan, menurut keterangan perwakilan Indonesia itu, Senin.  "Dalam semangat dan cara pikir yang inklusif, KBRI Doha terus berupaya menjangkau semua lapisan masyarakat Indonesia di Qatar, termasuk para keluarga Indonesia yang memiliki anak-anak dengan kebutuhan khusus,” kata Ridwan. Kegiatan tersebut digelar atas kerja sama dengan Komunitas Psikologi Indonesia di Qatar (Kompsiqa), Parent's Support Group (PSG), DWP KBRI Doha, PPI Qatar, Anak Qatar, dan Persatuan Masyarakat Indonesia di Qatar (PERMIQA)   WNI di Qatar jumlahnya cukup besar, yakni mencapai 17.000 jiwa. Sebagian besar dari mereka adalah para pekerja profesional yang datang ke Qatar dengan membawa serta anggota keluarganya. "Dari keluarga tersebut, ternyata banyak yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun support system yang sehat bagi mereka," ujar Ketua Kompsiqa Yunia Chandra Resmi. Menurut data Kompsiga, ada sekitar 35 keluarga yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus.  Selama kegiatan pada Jumat, anak-anak berkebutuhan khusus dibimbing oleh anggota PPIQ dan Anak Qatar untuk berinteraksi dan melakukan aneka permainan, seperti seni dan olahraga. Pada saat yang sama, para orang tua juga berkesempatan mengikuti diskusi dengan tema "Happiness is a Choice: Choose", yang menghadirkan dr. Hesham Rustam dari Hamad Medical Corporation sebagai pembicara tamu.  Baca juga: Fasilitator: Rumah dan sekolah didorong jadi tempat aman bagi anak Baca juga: Karya anak berkebutuhan khusus dipamerkan di Stadion Manahan   Anak berkebutuhan khusus perlu lebih banyak ruang ekspresi    Pewarta: Yashinta Difa PramudyaniEditor: Tia Mutiasari COPYRIGHT © ANTARA 2022

    Related Post

    • editor
    • Mon 11, 2022

    COVID-19 Meredup, Syarat ke Tanah Suci Dilonggarkan

    • editor
    • Mon 11, 2022

    Tindaklanjuti Pertemuan Presiden RI-Timor Leste, Menkominfo Berbagi Pengalaman Transformasi Digital Nasional

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Pemulihan Akses Warga, Brimob Jambi Bangun Jembatan Darurat...

      • 15 Jan, 2026
    • Gratis Polres Kediri Kota Temukan dan Kembalikan Motor...

      • 15 Jan, 2026

    Contact us

    • 66 Brooklyn street, New York
    • +14934437349
    • sobanive@mailinator.com

    Subscribe Newsletter

    Get the latest creative news from Katerio magazine

    © 2026 All right reserved by sumberaktual.com