Most Visited

  • Aksi Humanis Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Laka Tunggal

    • Admin News1
    • 17 Jan, 2026
  • Satpolairud Polres Gresik Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan Waspadai Cuaca Ekstrem

    • Admin News1
    • 17 Jan, 2026
  • Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga

    • Admin News1
    • 17 Jan, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Sunday, 18 Jan 2026
    • Home

    Anggota Polri Aktif Duduk di Jabatan Sipil: Boleh, Asalkan Penuhi Syarat

    Kepolisian
    • Admin News1
    • Nov 15, 2025
    • 1 min read
    Anggota Polri Aktif Duduk di Jabatan Sipil: Boleh, Asalkan Penuhi Syarat

    sumberaktual.com -

    Jakarta – Isu mengenai penempatan anggota aktif Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di jabatan sipil kembali mencuat. 


    Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku, penugasan anggota Polri aktif ke kementerian atau lembaga sipil tidak serta-merta dilarang, namun harus memenuhi sejumlah persyaratan ketat.


    Pakar Tata Negara, Muhamad Rullyandi, menegaskan bahwa penugasan tersebut memiliki landasan hukum. 


    "Sepanjang dalam koridor Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN) dan Peraturan Pemerintah (PP) Manajemen ASN yang terkait, penugasan Anggota Polri aktif ke kementerian/lembaga tetap sah," ujar Rullyandi.


    Hal ini mengindikasikan bahwa posisi sipil yang dapat diisi oleh anggota Polri aktif adalah posisi yang secara spesifik diatur dan diperbolehkan oleh regulasi ASN, biasanya melalui mekanisme penugasan atau perbantuan.


    Meskipun penugasan non-politik dimungkinkan, terdapat batasan yang tegas untuk posisi yang bersifat politik. Undang-Undang tentang Polri secara jelas membatasi aspek ini.


    Jika anggota Polri aktif ingin menduduki jabatan politik, seperti 

    anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kepala Daerah (Gubernur, Bupati/Wali Kota), dan Menteri, 

    maka mereka harus memilih mundur atau mengundurkan diri terlebih dahulu dari kedinasan Polri. 


    Artinya, UU Polri hanya membatasi keterlibatan anggota aktif pada ranah politik praktis, bukan pada seluruh penugasan non-politik di instansi pemerintah.


    Jadi dapat disimpulkan bahwa penugasan anggota Polri aktif ke jabatan sipil di lembaga atau kementerian sah dilakukan asalkan memenuhi syarat dalam UU ASN dan PP Manajemen ASN. 


    Namun, bagi posisi politik, pengunduran diri adalah syarat mutlak yang tidak bisa ditawar. (***)

    • Share:
    • Tags :
    • Polisi
    • Sidoarjo
    • Polresta Sidoarjo
    • Ketahananpanganpolrestasidoarjo

    Related Post

    • Admin News1
    • Sat 01, 2026

    Aksi Humanis Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Laka Tunggal

    • Admin News1
    • Sat 01, 2026

    Satpolairud Polres Gresik Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan Waspadai Cuaca Ekstrem

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Latest News

    • Aksi Humanis Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban...

      • 17 Jan, 2026
    • Satpolairud Polres Gresik Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan Waspadai...

      • 17 Jan, 2026

    Contact us

    • 66 Brooklyn street, New York
    • +14934437349
    • sobanive@mailinator.com

    Subscribe Newsletter

    Get the latest creative news from Katerio magazine

    © 2026 All right reserved by sumberaktual.com